Ingin Menjadi Seorang Independent Researcher? Ada Beberapa Hal yang Tak Boleh Luput Dari Perhatian

Bicara tentangindependent researcher,ini adalah pengalaman dari seorang Dr. Kathy Barrett, seorang staff lembaga riset dalam blognya https://blogs.kcl.ac.uk/researchstaff/2018/03/15/how-to-establish-yourself-as-an-independent-researcher/. Dia membagikan saran bagaimana seorang independent researcherbisa tetap exist di dunia yang diminatinya. 

Seorang independent researcher diharapkan bisa menunjukkan ide terbaik untuk penelitian ke depan dan memiliki credentialsagar bisa bersaing dengan periset lain. Mereka harus memiliki pengalaman sebelumnya, dan at leastbisa membuat suatu perencanaan yang matang.

Ada tiga jenis perencanan ditinjau dari segi waktu

  • Jangka pendek, ini mulai dari 1 hingga 2 tahun
  • Jangka menengah, yang sekitar 5 tahun lah
  • Jangka panjang, mencapai maksimum 10 tahun.

Dalam proses review proposal penelitian, seorang perektrut atau lembaga penyandang dana benar-benar ingin tahu apakah ide ini orisinil dari anda. Meskipun memiliki level kemandirian yang lebih besar dibanding researcher yang berafiliasi dengan sebuah lembaga akademik. ada beberapa hal yang luput dipandang orang bahwa mereka membawa tanggung jawab sendiri, mengatasi konflik secara mandiri dan bersiap-siap dengan beberapa hal yag mesti diwaspadai

Ada beberapa periset yang mungkin tidak ingin terikat dengan birokrasi akademik yang notabene lumayan njelimet dan ingin bebas menentukan ke arah mana jalan yang dituju. 

Membangun network itu sangat penting sekali, karena itu anda bisa dikenal. Tentu saja jangan sampai melupakan strategi publik relation untuk personal branding. Sekali lagi untuk menjadi independent researcher itu tidak mudah, but at least worth a try!

Related posts

Leave a Comment