Proyek Hibah Penelitian Kerjasama antara ANU dan SMERU (31 Maret 2021)

Tujuan dari hibah ini adalah untuk meningkatkan kapasitas Penelitian Indonesia sehingga kegiatan proyek bersama dengan Australia ini dirasa mampu memberikan pengalaman yang terbaik. Dalam proyek ini, peneliti utama berasal dari Indonesia, baru kemudian peneliti kedua dan ketiga berasal dari Australia.

Proyek penelitian ini berfokus pada proyek penelitian yang memiliki kualitas tinggi dengan inovasi-inovasi yang mampu membawa dampak signifikan bagi masyarakat dan lingkungan. Para peneliti di Indonesia baik dari Universitas maupun dari lembaga peneliti diharapkan dapat mengikuti program ini dengan fokus penelitian di bidang:

(i) Perdagangan dan Industri, 

(ii) Politik dan Pemerintahan, 

(iii) Pertanian, Sumber Daya dan Lingkungan, 

(iv) Kebijakan Sosial dan Sumber daya manusia

Terkait dengan pandemi covid 19, proyek ini memberikan perhatian penuh prioritas terhadap penelitian yang terkait tindakan dan upaya pemulihan dampak dari Covid 19, sehingga prioritas tiga bidang yang diutamakan adalah sebagai berikut

(i) Jaminan Kesehatan; 

(ii) Stabilitas; dan 

(iii) Pemulihan Ekonomi..

Proyek ini menekankan dampak yang signifikan terhadap inklusi sosial dan gender; oleh sebab itu 2 topik tersebut menjadi perhatian utama dalam proyek ini.

Agar peluang diterima dalam proyek penelitian ini besar, pelamar program penelitian ini sebaiknya mendapatkan pendampingan di universitas di Australia maupun dari lembaga penelitian di Australia

Pendanaan

 Dukungan dana dari proyek ini sekitar AUD8.000 dengan durasi penelitian   selama 12 bulan-an. Penyerahan dana penelitian tersebut tidak dilakukan dalam satu waktu melainkan dilakukan dalam dua tahap: di awal proyek dan akhir proyek, dimana peneliti menyerahkan laporan penelitian beserta laporan keuangan dan tanda terima.

Pendanaan tersebut memiliki unsur penelitian yang meliputi kegiatan antara lain:

  1.  biaya survei
  2.  pembelian data ataupun pembelian materi arsip
  3.  penerjemahan baik bahasa ataupun layanan juru bahasa sa
  4.  mengandung Perangkat lunak yang mendukung kegiatan penelitian
  5.  peralatan kebutuhan laboratorium penelitian 
  6.  bantuan penelitian ataupun dukungan teknis

Proyek ini tidak mencakup gaji peneliti, keanggotaan profesional, biaya pengembangan, biaya lembaga, maupun biaya infrastruktur dan juga biaya travel. Bagi pelamar yang berhasil menerima hibah proyek ini diharapkan untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka Dalam Seminar proyek ANU di Indonesia.

Official Website: https://indonesia.crawford.anu.edu.au/grants-and-fellowship/research-grants/how-apply